Rabu, 18 Desember 2013

Pagar Rumah

Salah satu fungsi pagar rumah yaitu sebagai batas kepemilikan lahan.  Dengan adanya pagar, maka akan membatasi area rumah dengan rumah yang ada di samping atau belakang.  Pagar menunjukan daerah teritori penghuni yang satu dengan penghuni lainnya. 
Selain itu dengan adanya pagar akan memberikan rasa aman bagi penghuninya.  Pagar menjadi prioritas penting karena menjadi semacam pelindung bagi hal-hal yang dianggap merugikan penghuni rumah, misalnya menghindari orang yang masuk tanpa ijin.  Dengan desain tertentu, pagar juga dapat mengurangi polusi udara atau gangguan suara dari luar.
Letak pagar yang berada di bagian depan rumah, maka pagar secara tidak langsung menunjukan eksistensi dan jati diri penghuninya.  Dengan demikian, walaupun adanya berbagai kebutuhan akan fungsi pagar maka desain pagar perlu memperhatikan estetika pada pagar tersebut sehingga dapat membetikan nilai artistik pada sebuah rumah.
Estetika sebuah pagar di tentukan oleh komposisi dan proprosi yang selaras antara ukuran, bentuk, dan material yang digunakan.  Material yang mahal belum tentu menjamin pagar tampak lebih indah.  Selain itu, bukan berarti gaya minimalis menimbulkan kesan seadanya.  Sekarang ini berbagai ide kreasi dari perpaduan jenis material, pola, tekstur, dan berbagai komposisi desain sangat memungkinkan.
Berikut tiga faktor penentu fungsi dan estetika pagar:
1.       Bahan

  • ·         Sesuaikan bahan dengan kondisi seperti cuaca dan lingkungan dari lokasi.
  • ·         Cermat memilih bahan untuk membentuk kesan yang diingunkan pada pagar.
  • ·         Mudah/tidaknya dibentuk sesuai dengan model yang diinginkan.
2.       Model

  • ·         Sesuaikan proporsi ukuran pagar dengan rumah.
  • ·         Keselarasan model pagar dengan gaya rumah.
3.       Pengerjaan

  • ·         Efisien, cepat, dan ekonomis
  • ·         Rapi

·         Hindari bentuk yang rumit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar